7 Pemicu Stress Yang Sebaiknya Anda Hindari

Advertisements

Kehidupan adalah satu tumpukan besar dari stress. Kelihatannya nyaris tak mungkin untuk tidak berakhir dengan depresi atau kelelahan mental dan fisik yang berat jika Anda melihat terstrukturnya cara hidup kita dalam masyarakat modern saat ini. Sementara salah satu cara untuk mencegah hal ini ialah dengan melakukan hal-hal yang mengurangi stress, cara lainnya dalam menjalani seluruh hari ialah dengan mengabaikan hal-hal yang membuat Anda stress. Ada banyak hal yang dapat kita hindari, yang akan membuat hidup jauh lebih mudah dalam jangka panjang.

Inilah beberapa faktor penyebab stress yang harus Anda coba hilangkan sama sekali dalam kehidupan Anda, atau setidaknya sebanyak mungkin. Percayalah, Anda akan merasa lebih baik.

Orang-orang yang Negatif

Kita semua pasti memiliki teman atau keluarga seperti ini, dan dengan beberapa alasan kita pasti tak ingin serta merta mengenyahkan mereka. Saya tak mengatakan jika Anda harus, tapi mungkin Anda sebaiknya menghindari orang-orang ini sementara waktu kapan pun mereka mulai melalui sebuah fase negatif. Batasilah kontak secara minimum – mereka mungkin membutuhkan seseorang untuk berbicara – tapi jangan terseret ke dalam negativitas mereka. Saat Anda mendengarkan masalah mereka dan memberikan sedikit nasihat, pada akhir hari, mereka bukan lagi masalah Anda. Buatlah tetap seperti itu.

Mengejar Kendali

Lihat, saya mengerti pasti tidak menyenangkan jika sesuatu tidak berjalan seperti rencana, tapi apakah itu penting? Tidak semua hal berjalan sesuai kemauan Anda, tentu. Anda dapat mencoba menganalisa kenapa semuanya berakhir dengan kegagalan dan menghabiskan berhari-hari, bahkan berminggu-berminggu merenungkan kesalahan Anda atau Anda dapat menerima saja kekalahan itu. Anda tak dapat mengendalikan dunia, yang hanya Anda dapat kendalikan adalah cara Anda bereaksi terhadap dunia.

Kesempurnaan

Kesempurnaan adalah sebuah kutukan. Ia tak dapat diraih, dan Anda tak akan pernah menemukan kebahagiaan jika Anda mencobanya. Tak ada salahnya menerima berbagai hal sebagai “baik”. Baik adalah bagus, baik adalah lebih dari yang didapatkan kebanyakan orang lainnya. Mencoba mencapai lebih banyak dan menjadi frustasi karena tidak berhasil itu sedikit naif dan bukanlah cara yang konstruktif dalam menghadapi kehidupan.

Dalam Pekerjaan

Saya tak peduli apa pun jenis pekerjaan yang Anda lakukan, bahkan akan berpikir sedetik pun jika Anda melakukan pekerjaan itu dengan buruk atau membuat kesalahan di tempat kerja, dunia akan mendadak berhenti. Itu tak akan terjadi. Kita memiliki presiden dengan kekuasaan atas dunia yang sebenarnya, yang sangat buruk dalam pekerjaannya dan dunia masih berputar – apa yang membuat pekerjaan Anda berbeda dengan itu? Biarkan seperti itu. Kita hanya melakukannya untuk menghasilkan uang, sehingga kita dapat melakukan yang lainnya, hal-hal yang pasti menyenangkan. Maknailah sebatas itu.

Uang

Saya mengerti ekonomi semakin memburuk, tapi akibatnya sama untuk semua orang. Sepanjang Anda dapat membayar tagihan-tagihan Anda, tak ada alasan untuk menjadi tertekan karena uang. Masa bodoh, banyak orang di luar sana yang tak dapat membayar tagihan dan bahkan sama sekali tak tertekan soal uang, jadi mengapa Anda harus merasa tertekan karena harus menunda renovasi rumah sampai tahun depan? atau bahwa Anda tak akan mampu melakukan liburan panjang pada musim panas ini?

Pendapat Orang Lain

Begini, pendapat adalah sebuah jalan dua arah. Pendapat orang hanya akan merugikan atau membuat Anda tertekan jika ekspektasi Anda tentang mereka cukup tinggi untuk memungkinkan hal itu. Mengerti apa yang coba saya jelaskan di sini? Jika seseorang memberikan Anda kesulitan, cukup buat kesimpulan Anda dari hal itu dan sesuaikan pandangan Anda akan mereka, yaitu mereka bukanlah teman baik Anda atau Anda bukanlah yang terpenting di hati mereka. Percayalah jika apa yang mereka yang pikirkan akan sepenuhnya tidak relevan untuk kehidupan sehari-hari Anda.

Membandingkan Diri Anda Dengan Orang Lain

Jika Anda akan membandingkan diri Anda dengan orang lain, Anda mungkin hanya akan memperhatikan hal-hal yang mereka miliki dan tidak Anda miliki. Dalam hati, saya kira kita semua tahu jika itu bukanlah cara terbaik untuk hidup, karena Anda hanya akan berakhir dengan membenci orang-orang terdekat Anda. Lakukan dua hal ini: melihat gambaran yang lebih besar dan menyadari jika ada beberapa orang yang lebih sukses dari Anda, tapi akan ada juga hal-hal dimana mereka ketinggalan, atau hanya jalankan apa yang Anda miliki dan sama sekali tidak melihat apa yang dilakukan orang lain.



Loading...