6 Hewan Asli Indonesia yang Terancam Punah

Advertisements

Indonesia tidak hanya memiliki keindahan alam yang sangat mempesona, tapi juga menyimpan banyak tanaman dan hewan yang indah dan mengagumkan. Berbicara tentang keanekaragaman fauna, kali ini kami ingin membahas tentang 6 hewan asli Indonesia yang terancam punah. Ada hewan apa saja ya? Lihat selengkapnya di bawah ini.

1. Kucing Merah Kalimantan

Jika membahas kucing, apa yang ada di dalam pikiran Anda? Teringat kucing anggora atau siam? Diluar dugaan Anda, pada daftar pertama kami memiliki kucing asli Indonesia yang bernama kucing merah Kalimantan. Bentuk kucing ini agak beda dengan kucing pada umumnya. Badannya panjang tapi tidak terlalu gemuk, ekornya juga panjang, kepalanya dan telinganya bulat. Sesuai namanya, rambut kucing ini berwarna merah kecoklatan, lucu banget deh!

Namun seperti kucing pada umumnya, kucing merah Kalimantan merupakan hewan nokturnal yang suka makan daging tikus, burung, dan monyet. Hewan mamalia ini juga suka makan bangkai hewan lain yang ada di hutan.

Kucing merah Kalimantan pertama kali ditemukan pada sekitar tahun 1855 di daerah Borneo. Hingga saat ini, belum diketahui jumlah populasinya yang masih ada di Kalimantan, tapi diperkirakan ia termasuk hewan yang terancam punah, disebabkan merebaknya alih fungsi hutan lindung menjadi perkebunan sawit di Kalimantan. Semoga saja ada pihak yang berbaik hati memulihkan hutan di Kalimantan!

2. Komodo

Hewan asli Indonesia kedua yang harus Anda ketahui adalah komodo. Warga setempat di Pulau Komodo menyebutnya dengan nama ora, dan ia telah menjadi daya tarik turis dalam dan luar negeri. Hewan yang berhabitat asli di Pulau Komodo Indonesia ini bereproduksi dengan cara yang unik, betinanya tidak memerlukan komodo jantan untuk bisa bertelur. Proses ini disebut partenogenesis. Sehingga wajar saja jika komodo betina dan jantan tidak pernah hidup bersama-sama layaknya keluarga.

Komodo suka memakan daging alias karnivora dan memiliki bisa mematikan. Jika mangsanya terkena gigitannya, maka dia akan kehilangan banyak darah, lumpuh, terkena rasa sakit luar biasa, hingga akhirnya mati. Jadi jangan coba-coba mendekati komodo, cukup melihat dari jauh saja.

Saat ini, komodo dikategorikan sebagai hewan langka dan dilindungi pemerintah. Berdasarkan daftar IUCN Red List, ada sekitar 4 ribu hingga 5 ribu komodo yang ada di alam liar. Semoga populasi komodo semakin bertambah, ya!

3. Beruk Mentawai

Daftar ketiga hewan asli Indonesia adalah beruk Mentawai. Hewan sejenis monyet ini merupakan hewan endemik asal Mentawai, Sumatra. Secara umum, beruk Mentawai memiliki rambut di daerah pipi dan mahkota. Warnanya juga lebih gelap ketimbang beruk jenis lainnya. Hewan ini aktif pada siang hari (diurnal) dan hidup berkelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 hingga 25 ekor. Mereka suka makan daun, biji, bunga, serta buah-buahan, sehingga tergolong sebagai hewan herbivora.

Anda dapat menemukan beruk Mentawai di area hutan bakau, hutan pantai, hutan sekunder, hutan primer, dan hutan-hutan dekat pemukiman warga. Hewan yang bernama lain bokoi ini kini hanya tersisa sekitar 3 ribu ekor saja dan dikategorikan sebagai kritis (Critically Endangered) oleh IUCN akibat dari perburuan ilegal dan berkurangnya lahan hutan. Duh, semoga beruk Mentawai tidak punah, ya!

4. Badak Jawa

Badak Jawa atau badak bercula satu kecil (rhinoceros sondaicus) merupakan hewan asli indonesia yang hidup di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Hewan mamalia ini tidak memakan daging sehingga dikategorikan sebagai herbivora. Mereka suka makan tunas, dedaunan muda, ranting, dan buah yang jatuh dari pohonnya.

Hingga saat ini, badak Jawa merupakan mamalia paling langka di dunia. Di Taman Nasional Ujung Kulon saja cuma ada sekitar 50 ekor. Sedangkan di Vietnam hanya ada 7 ekor saja. Jika terjadi bencana alam seperti tsunami, letusan gunung berapi, dan gempa bumi di daerah konservasi, bisa-bisa badak Jawa langsung punah. Maka dari itu, yuk kita dukung agar badak Jawa bisa keluar dari kategori langka!

5. Orang Utan

Jika pada daftar sebelumnya kita membahas beruk Mentawai yang termasuk famili monyet, maka kali ini kami akan membahas spesies kera besar bernama Orang Utan. Hewan ini memiliki kesamaan DNA sebesar 96,4% dengan manusia, yang tak heran jika dinamakan Orang Utan yang berarti orang yang ada di hutan. Namun bedanya, hewan ini termasuk herbivora atau pemakan tanaman.

Mamalia ini terdiri dari 3 spesies yaitu Orang Utan Kalimantan, Sumatra, dan Tapanuli. Ketiga spesies itu memiliki ciri-ciri yang berbeda. Namun, ketiganya sama-sama dikategorikan kritis oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature). Orang Utan liar di Sumatra diperkirakan hanya sekitar 7500 ekor saja, padahal di tahun 90-an tercatat masih ada sekitar 200 ribu ekor.

6. Harimau Sumatra

Harimau apa yang asli Indonesia? Yap benar, dia adalah harimau Sumatra. Mamalia karnivora ini cukup buas dan termasuk spesies harimau terkecil, namun mahir berenang cepat. Biasanya mereka menggiring mangsanya ke air sebelum memangsanya. Makanan favorit harimau sumatera adalah rusa, babi hutan, dan unggas. Tapi uniknya, harimau Sumatra juga doyan makan durian, lho!

Harimau Sumatra dikategorikan terancam punah oleh IUCN, sebuah lembaga konservasi dunia. Dari data terakhir, ada sekitar 500 ekor saja di taman-taman nasional di Sumatra. Penyebab kelangkaan ini adalah karena pembunuhan dan perburuan liar. Semoga populasi harimau Sumatra tetap bertahan ya!

Nah, itulah 6 hewan asli Indonesia yang terancam punah. Semoga saja hewan-hewan itu tidak benar-benar punah, tetapi malah semakin berkembang biak secara pesat. Menurut Anda, masih adakah hewan asli Indonesia yang belum kami sebutkan di atas? Beri tahu kami di kolom komentar, ya!

Loading...