Kalau Anda tumbuh besar di era 2000-an, pasti akrab banget dengan jeda iklan yang justru lebih dinanti dibandingkan acara utamanya. Bukan cuma sekadar promosi produk, iklan-iklan zaman itu punya jargon, jingle, dan karakter yang begitu melekat di ingatan sampai sekarang. Bahkan beberapa di antaranya masih sering dibahas di media sosial, loh!
Kali ini kami akan mengajak Anda bernostalgia dengan membahas 6 iklan Indonesia paling ikonik di era 2000-an. Mulai dari iklan mi instan, operator seluler, sampai biskuit kesukaan semua orang. Yuk, langsung saja simak daftar pertama di bawah ini!
1. Iklan Indomie
Siapa sih yang tidak kenal Indomie? Iklan mi instan legendaris ini selalu menampilkan suasana keluarga hangat yang menikmati semangkuk Indomie bersama-sama. Jargon “Indomie Seleraku” begitu melekat di telinga masyarakat Indonesia lintas generasi. Bahkan sampai sekarang, potongan jingle-nya masih sering muncul di ingatan begitu saja saat mendengar kata Indomie.
Konsep iklan yang sederhana namun mengena inilah yang membuat Indomie berhasil membangun citra sebagai makanan praktis, lezat, dan cocok dinikmati kapan saja. Wajar kalau produk ini tetap menjadi mi instan favorit masyarakat Indonesia hingga hari ini.
2. Iklan AXIS
Masuk ke daftar kedua, ada iklan operator seluler AXIS dengan karakter Hap. Sosok kiper berkostum serba ungu ini sukses mencuri perhatian berkat gerakan lucu dan ekspresi polosnya saat menjaga gawang. Meski terkesan konyol, iklan ini justru menyimpan pesan moral tentang perjuangan menggapai mimpi.
Popularitas Hap begitu besar sampai karakternya terus dikenang bertahun-tahun setelah iklan ini tayang. Bahkan pemeran Hap, Ali Mensan, sempat merambah dunia perfilman berkat ketenaran karakter ikonik tersebut.
3. Iklan Tini Wini Biti
Siapa yang tidak kenal biskuit mungil berbentuk gajah, bebek, ikan, kura-kura, sampai kupu-kupu ini? Tini Wini Biti berhasil mencuri hati anak-anak berkat bentuknya yang imut dan warnanya yang menggemaskan. Jargon “Tini Wini Biti, imut enak bergizi” begitu mudah diingat sampai tanpa sadar sering terngiang-ngiang di kepala.
Menariknya, biskuit produksi Konimex ini bukan cuma nostalgia semata. Tini Wini Biti masih eksis dan mudah ditemukan di rak minimarket sampai sekarang, lengkap dengan berbagai varian rasa, mulai dari manis, asin, keju, sampai sate ayam. Rasanya seperti bertemu teman lama yang tidak pernah benar-benar pergi, ya!
4. Iklan Mie Sedaap
Di daftar keempat, ada iklan Mie Sedaap dengan cerita seorang anak bernama Adi yang sangat menyayangi ayam peliharaannya. Suatu hari, dia histeris karena ayam-ayamnya tiba-tiba menghilang begitu saja. Namun, ketika dia bertanya tentang ayamnya kepada sang nenek, dia justru disuguhi semangkuk Mie Sedaap rasa ayam yang gurih dan lezat.
Kombinasi cerita polos khas anak-anak dengan sentuhan komedi ringan membuat iklan ini begitu membekas. Banyak penonton yang ikut tersenyum geli membayangkan ekspresi bingung sang anak saat menikmati semangkuk mi hangat tersebut.
5. Iklan OBH Tropica Plus
Siapa yang masih ingat tagline “Batuk Pak Haji?” dari iklan obat batuk OBH Tropica Plus yang dibintangi Sule dan Andre Taulany? Iklan yang satu ini sukses menjadi candaan sehari-hari masyarakat Indonesia. Gaya komedi khas kedua komedian tersebut membuat iklan produk kesehatan yang biasanya kaku menjadi jauh lebih segar dan menghibur.
Popularitas iklan ini bahkan melampaui produk itu sendiri. Banyak orang yang hafal di luar kepala dialog lucu antara Sule dan Andre meskipun sudah bertahun-tahun berlalu sejak iklan ini pertama kali tayang.
6. Iklan Oreo
Terakhir, ada iklan Oreo yang dibintangi artis cilik Afiqah. Dengan nada khasnya yang menggemaskan, Afiqah mengucapkan kalimat “diputar, dijilat, dicelupin” sebagai cara unik menikmati biskuit Oreo. Ekspresi polos dan gaya bicaranya yang lucu membuat iklan ini langsung viral dan diingat banyak orang.
Berkat popularitas iklan tersebut, nama Afiqah pun ikut melejit. Bahkan bertahun-tahun kemudian, dia sempat bergabung menjadi anggota grup idola JKT48! Sungguh perjalanan karier yang bermula dari sebuah iklan biskuit sederhana.
Melihat kembali keenam iklan di atas, rasanya jelas kalau kreativitas para pembuat iklan era 2000-an memang layak diacungi jempol. Dengan konsep sederhana, cerita yang dekat dengan keseharian, serta karakter yang kuat, iklan-iklan tersebut berhasil melampaui fungsi awalnya sebagai media promosi dan berubah menjadi bagian dari kenangan kolektif masyarakat Indonesia.
Dari sekian banyak iklan yang pernah tayang, mana yang paling membekas di ingatan Anda? Apakah Anda juga masih hafal jingle atau dialognya sampai sekarang?
