8 Film Aksi Indonesia yang Tidak Kalah Seru dengan Film Hollywood

Advertisements

Film aksi Hollywood sudah terkenal dengan sinematografi yang kece, koreografi pertarungan yang sadis, dan jalan cerita yang sempurna. Tapi jangan salah, Indonesia juga mempunyai karya film aksi yang tidak kalah seru dengan film Hollywood lho! Kali ini kami akan membahas 8 film aksi Indonesia keren yang dapat Anda nikmati bersama keluarga di rumah. Without any further ado, check it out below!

1. Merantau

Film aksi pertama adalah ‘Merantau’ yang rilis pada tahun 2009. Meskipun sudah cukup lama tayang, tapi film ini menelurkan banyak aktor berbakat seperti Iko Uwais dan Yayan Ruhian. Malah bisa dibilang, berkat film besutan Gareth Evans ini, film action semakin diminati penikmat film Indonesia. Seperti apa plot yang ditawarkan film ‘Merantau’?

Film ini bermula dari Yuda (diperankan Iko Uwais), pria asal Minangkabau yang ingin merantau ke Jakarta meninggalkan ibu dan kakaknya. Dia berharap dapat mengajarkan ilmu ‘Silat Harimau’ di ibukota Indonesia tersebut. Namun saat tiba di Jakarta, rencananya gagal total. Rumah saudaranya tidak ia temukan, malahan dompetnya dicopet oleh anak kecil bernama Adit (diperankan oleh Yusuf Aulia). Ternyata Adit memiliki kakak perempuan bernama Astri (diperankan Sisca Jessica) yang akan dijual ke penjahat bernama Ratger (diperankan Mads Koudal). Akhirnya Yuda bertekad untuk menyelamatkan Astri dengan melawan sindikat perdagangan manusia ilegal yang dikepalai Ratger.

Kemampuan beladiri pencak silat yang dimiliki Yuda membuat kami tegang dan berdecak kagum. Selain itu, beladiri yang dibawa Yuda mengandung budaya yang kental asal Minang, tempat asal Yuda dan keluarganya. Dalam film itu, peran Yayan Ruhian juga ikonik banget dengan karakternya bernama Erik yang merupakan anak buah Ratger. Duel antara Yuda dan Erik di lift benar-benar memorable. Well, film ‘Merantau’ sungguh memberikan angin segar pada film laga Indonesia!

2. The Raid Series

Sadis, satu kata yang mendeskripsikan film ‘The Raid’ yang memiliki 2 seri, ‘The Raid: Redemption’ dan ‘The Raid 2: Berandal’. Film ini disutradarai oleh Gareth Evans, pengarah film ‘Merantau’. Seri pertama rilis pada 2011, dan seri kedua di tahun 2014. Yang membuat film ini spesial adalah adegan laganya yang benar-benar sadis dan brutal!

‘The Raid’ pertama dan kedua berpusat pada karakter polisi bernama Rama yang diperankan oleh Iko Uwais. Pada seri pertama, Rama dan beberapa rekan polisi lainnya menerobos gedung berisikan mafia kejam. Baku hantam dan tembakan timah panas tidak dapat terlewatkan. Banyak banget yang tewas dalam film tersebut. Selain Iko Uwais, film itu juga dibintangi oleh Yayan Ruhian, Joe Taslim, Ray Sahetapy, Donny Alamsyah, dan lainnya.

Sedangkan seri kedua memiliki latar tempat dan plot yang lebih luas, di mana Rama dan beberapa rekannya harus menginvestigasi dan membongkar oknum polisi korup. Dalam ‘The Raid 2’, muncul bintang terkenal seperti Julie Estelle, Roy Marten, Marsha Timothy, dan masih banyak lagi lainnya. Jika Anda sudah menonton ‘The Raid: Redemption’, maka langsung saja lanjut ke sekuelnya deh!

3. Gundala

Jika dua daftar di atas dibintangi oleh Iko Uwais, kali ini berbeda, film ‘Gundala’ yang tayang pada tahun 2019 dibintangi oleh aktor ganteng kelahiran 24 Oktober 1982, Abimana Aryasatya. Film ini disutradarai oleh sineas terkenal Indonesia, Joko Anwar, dan diadaptasi dari serial komik karya Hasmi berjudul sama. Selain Abimana, ada artis keren lainnya yang membintangi film ‘Gundala’ seperti Tara Basro, Bront Palarae, Ario Bayu, Rio Dewanto, dan Marissa Anita.

Jalan cerita film laga fantasi ini sangat menarik dan rencananya akan berlanjut hingga beberapa seri. Mengisahkan tentang perjalanan hidup Sancaka kecil (diperankan oleh Muzakki Ramdhan) yang berat, ayahnya meninggal dan ibunya pergi mencari kerja tapi ternyata tidak kembali. Hingga Sancaka pergi dari rumah dan memutuskan untuk menjadi pengamen. Dia sempat bertemu dan bersahabat dengan karakter yang nantinya akan berperan penting dalam sekuel selanjutnya, yaitu Awang (diperankan Fariz Fadjar). Namun harus berpisah karena Sancaka tidak dapat mengejar kereta yang dinaiki Awang.

Beberapa tahun kemudian, Sancaka yang sudah dewasa (diperankan Abimana) bekerja di pabrik percetakan sebagai satpam. Dia tidak sengaja ikut campur dalam sebuah konflik antara preman dan penjual pasar. Dari konflik tersebut, Sancaka bertemu dengan Wulan (diperankan Tara Basro) dan mengetahui bahwa dia memiliki kemampuan super dari petir. Selain plot, latar tempat, dan sinematografi, adegan laga pada film ini juga sangat keren lho. Apalagi saat Sancaka bertarung melawan antek-anteknya mafia sadis bernama Pengkor (diperankan Bront Palarae), gila banget sih itu! Kalau Anda belum menonton film ini, langsung masukkan ke watch-list ya.

4. Tarung Sarung

Jika Anda ingin menikmati aksi laga yang romantis dan tidak terlalu sadis, maka film ‘Tarung Sarung’ yang baru saja rilis tanggal 2 April 2020 adalah pilihan yang sangat tepat. Film ini mengangkat budaya suku Bugis bernama sigajang laleng lipa atau tarung sarung. Uniknya, adegan laga yang ditawarkan film ini terjadi di dalam sarung, jadi dua orang yang hendak berduel berada dalam satu sarung, yang berhasil membuat lawan pingsan atau menyerah adalah pemenangnya.

Ada bintang laga terkenal dalam film tersebut, yaitu Yayan Ruhian sebagai pak Khalid. Selain itu ada juga artis cantik Maizura sebagai Tenri dan aktor tampan Panji Zoni sebagai Deni. Sebenarnya premisnya cukup sederhana, Deni jatuh hati kepada Tenri namun dihalangi oleh atlet tarung sarung, Cemal Faruk. Kemudian Deni harus berguru ke pak Khalid dan akhirnya berduel tarung sarung dengan Cemal Faruk. Meskipun plot dan premisnya terkesan biasa saja, namun aksi laga dalam sarung benar-benar unik dan wajib dinikmati bersama keluarga.

5. The Night Comes For Us

Di daftar kelima adalah film Netflix berjudul ‘The Night Comes For Us’ yang tayang pada tanggal 19 Oktober 2018. Film ini bertabur bintang bintang laga Indonesia terkenal seperti Iko Uwais, Joe Taslim, Julie Estelle, Abimana Aryasatya, Zack Lee, dan Dian Sastrowardoyo. Tentunya, aksi laga yang brutal dan sadis benar-benar tergambar nyata dalam film ini.

Plotnya mengisahkan tentang Ito (diperankan Joe Taslim), seorang anggota Triad yang ditugaskan untuk membunuh seluruh penduduk desa karena mencuri narkoba dari Triad. Bersama antek-antek Triad, Ito kemudian membunuh nyaris seluruh penduduk desa, kecuali anak kecil bernama Reina. Batin Ito bergejolak, hingga akhirnya dia memutuskan untuk menyelamatkan Reina dan membunuh seluruh antek Triad yang sedang bersamanya saat itu. Akibatnya, Ito menjadi incaran utama sindikat Triad. Bersama rekan-rekannya, Ito melawan seluruh anggota Triad.

Meskipun memiliki plot yang tidak begitu kuat, namun film ‘The Night Comes For Us’ berhasil menghadirkan aksi laga tingkat tinggi. Pertarungan antara Ito dan Arian (diperankan Iko Uwais) membuat kami tidak bisa bernapas. Apalagi pertarungan ikonik The Operator (diperankan Julie Estelle) dan Elena (diperankan oleh Hannah Al Rashid) yang berdarah-darah. Jika Anda pecinta film laga sadis dan fans berat sutradara Timo Tjahjanto, maka Anda wajib menonton ‘The Night Comes For Us’.

6. Foxtrot Six

Film ‘Foxtrot Six’ yang tayang tanggal 21 Februari 2019 menggambarkan kondisi kacau balau dan penuh dengan konflik antara rakyat sipil dengan pemerintah. Jalan ceritanya cukup lugas, Angga (diperankan Oka Antara) yang merupakan anggota dewan dijebak oleh partai yang mendominasi di era tersebut bernama Piranas. Akhirnya dia berusaha melengserkan partai diktator itu.

Banyak kritik pedas yang dilontarkan ke film ini, dari karakter-karakternya yang nanggung, banyak plot-hole, dan lain sebagainya. Tapi kami menilai bahwa film laga pertempuran ini masih sangat seru untuk ditonton. Apalagi scoring dalam ‘Foxtrot Six’ dibuat secara maksimal. Selain itu, dalam film ini juga dibintangi beberapa artis terkenal seperti Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Verdi Solaiman, dan Julie Estelle. Jika Anda mencari film aksi tentang pemberontakan, maka ‘Foxtrot Six’ adalah pilihan yang tepat.

7. Headshot

Apakah Anda pernah membayangkan ada seorang pria yang lupa ingatan yang ternyata adalah mesin pembunuh mematikan? Ya, premis itu yang ditawarkan dalam film ‘Headshot’. Iko Uwais sebagai pemeran utama mendapat kepercayaan menjadi karakter Abdi atau Ismail dalam film besutan Mo Brothers. Abdi harus melawan gembong narkoba yang telah menculik dokter yang telah merawatnya.

Film yang tayang pada 8 Desember 2016 ini mendapatkan sambutan yang cukup baik oleh beberapa pecinta film tanah air. Tidak hanya itu, kami pun dibuat berdecak kagum dengan pertarungan Iko dan rekan-rekan dalam film tersebut. Dalam segi cerita, film ini bukan tentang romance, tapi menawarkan action yang brutal! Berani menontonnya?

8. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Pada daftar terakhir 8 film aksi yang kami rekomendasikan, ada ‘Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212’. Namanya cukup panjang ya? Kami singkat menjadi Wiro Sableng saja deh. Menariknya, film ini diproduksi oleh perusahaan terkenal dunia, Fox International Production dan Lifelike Pictures. Tentu saja, sinematografi, CGI, dan plot yang ditawarkan film ini tidak main-main. Apalagi aktor utamanya, Vino G. Bastian adalah anak dari pencipta karakter Wiro Sableng, mendiang Bastian Tito yang membuat film ini semakin menarik untuk dinikmati.

Kisahnya berlatar waktu abad ke-16 di Nusantara. Wiro Sableng yang diperankan Vino G. Bastian menjadi murid pendekar legendaris bernama Sinto Gendeng (diperankan Ruth Marini). Wiro Sableng mendapat mandat untuk membereskan penjahat bernama Mahesa Birawa (diperankan Yayan Ruhian). Dalam perjalanannya menjalankan mandat, Wiro Sableng bertemu teman-teman baru seperti Anggini (diperankan Sherina Munaf). Bujang Gila Tapak Sakti (diperankan Fariz Alfarizi), dan Bidadari Angin Timur (diperankan Marsha Timothy). Seperti apa kelanjutannya? Langsung tonton bersama keluarga ya!



Loading...