Makhluk Mengerikan Ditemukan di Segitiga Bermuda!

Advertisements

Siapa sih yang tidak kenal dengan misteri dan tragedi yang terjadi di segitiga bermuda? Para penggemar teori konspirasi seringkali mengaitkannya dengan monster laut kolosal, alien dan lain-lain. Nah, ternyata sesosok makhluk menakutkan benar-benar hidup di area segitiga bermuda lho! Wah, seperti apa ya? Yuk kita gali lebih dalam.

1. Hiu Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda yang sampai saat ini masih sangat populer, dikenal memiliki beberapa palung terdalam di dunia, salah satunya ialah Palung Puerto Riko. Palung tersebut memiliki kedalaman hingga 27 ribu kaki! Wajar saja jika belum ada yang bisa mengungkap jenis biota laut apa saja yang hidup di palung tersebut. Bahkan ada beberapa peneliti yang menganggap wilayah itu sebagai zona tandus karena minim cahaya matahari. Tapi akhirnya pertanyaan itu sedikit demi sedikit terjawab.

Baru-baru ini di wilayah Palung Puerto Riko, tepatnya di kedalaman 3000 meter di bawah permukaan laut, ditemukan makhluk menakutkan yang ternyata diperkirakan tinggal di area tersebut. Hal itu diungkapkan oleh pengusaha dan doktor ilmu kelautan asal Amerika, Austin Gallagher, yang menyatakan bahwa timnya telah melacak hiu yang hidup di Segitiga Bermuda, yaitu hiu macan bernama Mabel. Tim Austin berusaha untuk menangkap Mabel, tetapi selalu gagal. Hingga akhirnya Mabel dideteksi sering mengunjungi lidah palung, kurang dari 1 mil dari Pulau Rose. 

2. Hiu Macan Dikenal Sangat Berbahaya

Ternyata hiu macan yang ditemukan di Palung Puerto Riko bernama Mabel itu termasuk kategori hiu yang sangat berbahaya di dunia. Hiu macan memiliki pola garis-garis samar di tubuhnya yang menyerupai macan. Meskipun bobotnya kurang dari 1 ton, tapi panjangnya bisa menandingi hiu putih! Wah, besar sekali ya. 

Uniknya, hiu macan biasanya tidak akan langsung pergi setelah menggigit korban, biasanya korban akan terluka parah atau bahkan meninggal dunia karena digigit berulang-ulang atau diseret berputar-putar dalam cengkeraman hiu ini. Hiu macan tercatat sebagai penyebab kasus serangan kepada manusia terbanyak kedua setelah hiu putih! Wah, mengerikan banget ya.

3. Ada Hiu Jenis Lainnya

Selain sebagai habitat hiu macan, ternyata di area Palung Puerto Riko terdapat habitat spesies hiu lainnya lho! Memangnya apa nama spesiesnya? Mereka adalah ‘hiu juru masak‘, yang sering disebut juga ‘hiu cerutu‘, ‘hiu bercahaya‘, dan ‘hiu pemotong kue‘ atau ‘pemotong kue‘. Namanya kok unik ya? Jangan-jangan hiu ini suka makan kue, atau suka masak? Eits, dugaan itu kurang tepat.

Meskipun memiliki nama yang super unik, ternyata hiu yang memiliki panjang hanya 20 inci ini memiliki perilaku makan yang aneh dan sangat berani menyerang mangsa yang berkali-kali lipat lebih besar darinya. Sering ditemui korbannya dari spesies yang berukuran besar seperti paus, tuna. Bahkan seekor hiu putih besar sempat ditemukan memiliki luka di badannya, yaitu lubang berbentuk seperti kue yang identik dengan gigitan ‘hiu juru masak‘. Ini membuat dugaan keberadaan habitat hiu juru masak di Palung Puerto Riko semakin menguat.

4. Hiu Juru Masak Punya Gigi Menakutkan

Hiu juru masak yang diperkirakan tinggal di Palung Puerto Riko ternyata memiliki gigi yang menakutkan lho! Berdasarkan hasil penelitian, hiu juru masak memiliki gigi kecil di rahang atas dan gigi berbentuk segitiga di rahang bawah. Saat bertemu dengan mangsanya, hiu juru masak akan langsung mengincar bagian belakang atau samping, kemudian menggerogoti daging luar mangsa menggunakan gigi-giginya.

Uniknya lagi, karena hiu juru masak suka tinggal di lautan dalam seperti Palung Puerto Riko, maka hiu ini telah beradaptasi sehingga dapat mengeluarkan cahaya berwarna biru dari oran-organ lainnya. Unik banget ya hiu yang satu ini.

5. Palung Puerto Riko Menarik Minat Para Peneliti

Salah satu peneliti sekaligus sinematografer bawah air, Joe Romeiro, mengatakan bahwa lokasi ditemukannya hiu macan itu sangat menarik minat para peneliti. Joe menjelaskan bahwa banyak spesies laut menarik yang hidup di palung ini. Bahkan mungkin masih ada spesies-spesies laut dalam yang belum dikenali yang tinggal di sana. Ini membuat tempat itu menjadi sangat legendaris.

Joe Romeiro juga menjelaskan bahwa Palung Puerto Riko yang berada di daerah Segitiga Bermuda pernah dianggap sebagai zona tandus dengan sedikit makhluk hidup di dalamnya. Hal itu terjadi karena dulu sangat sedikit ahli yang mau meneliti biota laut di area Segitiga Bermuda karena takut akan kecelakaan.

6. Segitiga Bermuda Menjadi Lokasi Rawan Kecelakaan

Segitiga Bermuda tampaknya menjadi lokasi yang terbilang angker karena sering terjadinya kecelakaan di area itu. Salah satu kecelakaan yang sempat menghebohkan dunia di area ini adalah insiden kapal Mary Celeste. Kapal itu ditemukan mengapung di tengah-tengah lautan, namun tidak ada satupun penumpang yang ditemukan. Keanehan lainnya, persediaan makanan masih utuh dan harta benda tidak tersentuh. Wah, kok bisa ya! 

Kecelakaan lainnya yang sempat booming adalah hilangnya pesawat pribadi Jennifer Blumin pada tanggal 13 Mei 2017. Pesawat itu mengangkut Jennifer, kekasih sekaligus pilot pribadi dari Nathan Ulrich, dan 2 anak laki-lakinya yang masih berusia 2 dan 4 tahun. Pesawat pribadi yang mereka tumpangi tiba-tiba menghilang dan tidak bisa dikontak sama sekali. Padahal saat itu tidak ada cuaca buruk di area Segitiga Bermuda, pilotnya juga sangat handal. Tragis.

Nah, itulah 6 cerita menarik tentang makhluk mengerikan yang ditemukan di Segitiga Bermuda! Menurut Anda cerita mana yang paling menarik? Beri tahu kami di kolom komentar ya!

Loading...