8 Fakta Acak Tentang Ben Affleck Yang Wajib Anda Ketahui

Advertisements

Anda mungkin belum sadar akan hal ini waktu terbangun tadi pagi, tapi hari ini adalah hari yang benar-benar spesial untuk anda. Kenapa? Karena kami akan menyajikan beberapa fakta tentang Ben Affleck yang akan mengubah hidup anda selamanya. Atau setidaknya akan menghibur untuk beberapa saat.

1. Dia mengawali karirnya sebagai anak-anak di acara PBS

Meski Ben belum benar-benar mulai menjadi orang penting sampai Good Will Hunting dirilis pada 1997, dia sebenarnya telah mulai terjun dalam dunia akting pada awal 1980an. Gebrakan pertamanya ialah pada tahun 1984, saat berumur 12 tahun, ketika ia mulai tampil pada acara edukasi PBS The Voyage of Mimi. Wow. Bukankah itu juga nama album Mariah Carey? Ternyata bukan, tapi anda tak dapat membantah kemiripannya.

2. Dia sempat membintangi beberapa film terburuk

Ben adalah seorang aktor yang sangat baik dan seorang sutradara yang berpengalaman, tapi dia juga sempat berspekulasi pada pilihan-pilihan yang sangat sulit. Pertama, ada Gigli, sebuah film penuh kekacauan yang ia bintangi bersama calon tunangannya Jennifer Lopez dan Al Pacino (!). Film ini terkena dua bencana berturut-turut; sebagai film yang jelek dan juga sebagai film yang mengalami kerugian besar, yang hanya mendapatkan pemasukan kurang dari 10% dari bujet 75 juta dolarnya. Kemudian ada Reindeer Games, yang jelas-jelas merupakan film terburuk dimana penulis pernah mendapatkan kesempatan istimewa untuk menontonnya. Secara sederhana, itu sebuah kekacauan besar. Anda akan tertawa. Anda akan menangis. Kemudian anda akan melempar layar HDTV atau komputer anda keluar jendela.

3. Pada satu waktu ayahnya bekerja sebagai petugas kebersihan di Harvard

Affleck senior adalah seorang yang serba bisa, membiayai dirinya sendiri dengan bekerja sebagai tukang kayu, mekanik, bandar taruhan, bartender, teknisi listrik, pria tunawisma (jka anda ingin menganggap itu sebagai sebuah profesi), dan bahkan menjadi petugas kebersihan di salah satu universitas terbaik di benua ini. Jika menjadi petugas kebersihan di sebuah institusi akademik yang sangat selektif terdengar familiar dengan anda, maka selamat, pasti anda pernah menonton Good Will Hunting. Peran Matt Damon sebagai petugas kebersihan di MIT pasti terinspirasi oleh profesi ayah Ben.

4. Dia orang termuda yang pernah memenangkan Academy Award untuk penulisan skenario (screenwriting)

Masih ingat di paragraf sebelumnya yang menyebutkan Good Will Hunting? Itu adalah masa-masa yang indah. Mari mengulangnya kembali. Ben meraih Oscar pada umur 25 tahun untuk penulisan skenario terbaik dan sampai hari ini dia masih orang termuda yang memenangkannya. Untuk membentuk perspektif yang lengkap, saat penulis masih berumur 25 tahun, pencapaian terhebatnya pada titik itu ialah berhasil belajar mengendarai sepeda. Dan untuk saat ini tentu saja menulis untuk Brainberries.

5. Dia sempat membuat sebuah tato lumba-lumba, dan betul sekali, itu berfungsi untuk tujuan praktis

Kembali saat Ben SMA, dia punya seorang pacar yang ia benar-benar yakini akan menjadi cinta abadinya, sampai-sampai ia menatokan nama pacarnya itu di punggung bagian belakang. Tapi sayangnya, manusia terus berubah. Nyala api gairah itu padam dan uuups, kamu terjebak selamanya dengan tato itu. Solusi menurut kamu: hilangkan tato itu. Solusi dari Ben: tutupi dengan tato lumba-lumba. jadi untuk sementara, itulah cara dia mengatasinya. Tapi akhirnya dia harus menyimpulkan kalau itu tindakan bodoh, karena kedua-duanya juga menghilang.

6. Dia membelikan JLo sebuah cincin pertunangan seharga 2,5 juta dolar

Kembali ke 2002, Ben punya seorang pacar yang ia benar-benar yakini akan menjadi cinta abadinya, sampai-sampai ia membelikannya sebuah cincin pertunangan 2,5 juta dolar dengan intan pink dan sebagainya. Tapi sayangnya, Bennifer akhirnya berakhir dengan tragis pada 2004 tanpa lonceng-lonceng pernikahan. Demi harga dirinya Lopez mengembalikan cincin Ben saat pertunangan mereka berakhir.

7. Dia memiliki sejarah penyalahgunaan alkohol

Sayangnya, alkoholisme adalah masalah yang turun-temurun di keluarganya. Sebagai seorang anak, dia bahkan mengikuti sebuah kelompok dukungan untuk mengatasi ketergantungan alkohol ayahnya. Pada umur 15 tahun, kebiasaan minum Ben sendiri menjadi sebuah masalah yang membuat ibunya mengirimnya ke sebuah perkemahan alam terbuka untuk remaja bermasalah. Dia menghabiskan pertengahan 20-annya dengan sober, tapi mendaftar ke sebuah pusat rehabilitasi pada 2001. Selanjutnya, dia masuk rehabilitasi beberapa kali, dengan Charlie Sheen (dari semua kenalannya) yang ternyata memberikan tumpangan padanya ke Pusat Rehabilitasi Promises di Malibu pada 2018. Pada akhir 2019, dia ditemukan mabuk di luar sebuah hotel dan mengakui mengalami relapse. Lalu kisah lama berlanjut.

8. Dia satu-satunya aktor yang memerankan Batman dan Superman sekaligus (kurang lebih)

Ketika diumumkan pada 2016 bahwa Ben telah dipilih sebagai pemeran Batman selanjutnya, itu membuat banyak orang keheranan. Akhirnya, para kritikus merasa dia telah melakukan pekerjaan yang baik di Batman v Superman: Both of Our Moms Are Named Martha, meskipun film itu sendiri tak lebih dari sampah, terutama pada sebuah titik plot kritis tapi bodoh dimana kedua ibu mereka ternyata bernama Martha. Yang lebih lucu, pada film Hollywoodland produksi 2006, dimana Ben ternyata menerima nominasi Golden Globe untuk pemeran pendukung terbaik (best supporting actor), dia melukiskan George Reeves, aktor yang membintangi Superman pada serial TV 1950-an.



Loading...